Modifikasi Tuner FM (88-108 MHz) Ke 140-160 MHz

Posted on Updated on


  Mau Hosting dan Domain Murah Domain com, net, org dll cuma Rp. 77.500. dan Hostingan Murah (5 GB cuma Rp. 25 ribu/ bulan atau Unlimited space Rp. 33 ribu/ bulan, unlimited domain, unlimited subdomain, unmeter bandwith)  
Tuner crewl

Untuk membuat sebuah receiver yang bekerja pada frekuansi 140-175 MHz dengan memodifikasi sebuah tuner fm yang biasa bekerja pada gelombang 88-108 MHz.

  1. Langkah pertama kita buka solderan dari samping, dan dibuka untuk sekrupnya. sekarang kelihatan lilitan email yang merupakan penentu frekuensi penerimaan radio ini.
  2. Dari 7,5 lilit kita ubah menjadi 3,5 lilit untuk semua lilitan. disitu ada 3 lilitan :
  • yang atas untuk penentu frekuensi
  • yang tengah untuk mengatur kepekaan penerimaan dan
  • yang bawah untuk kepekaan penerimaan.
  1. Setelah mengurangi jumlah lilitan coba kita pasang kabel dan diberi tegangan. coba kita lihat pada frkuensi counter, apakah sudah mencapai rentang frekuensi 140-175 MHz. Ok kalau sudah dapat melanjutkan ke langkah mengetes ke rangkaian. kalau belum, putarlah posisi vc pada tuner dan ferrit yang ada pada sisi depan tuner sampai di dapat frekuensi 140-175 MHz.
  2. Mencoba rangkaian : Pasang tuner tadi ke dalam rangkaian if amplifier (misalnya LA1260) dan sebuah amplifier audio mini (misalnya LM 386). pasang 3 buah kabel : 1. untuk tegangan 9 Volt 2. untuk 0 volt 3. untuk if line ke CF filter 10.7 MHz ke kaki 1 LA1260 4. pasang kabel 1 meter untuk antena kalau sudah tepat ke frekuensi 140-175 MHz, kita tinggal memutar ferrit yang tengan dan bawah yang ada di depan tuner untuk mengatur kepekaannya. kalau sudah dapat menerima pancaran amatir radio tinggal membuat tuner seselektif mungkin dengan cara seperti diatas. kelemahan metode ini yaitu menggunakan penguat if LA1260 yang bandwide 0.30 MHz sinyal yang berdekatan frek akan bertumpuk-tumpuk. hal ini dapat diatasi dengan menggunakan penguat if MC3357, untuk pembahasannya lain kali saya tulis.
  3. Selamat mencoba!


24 thoughts on “Modifikasi Tuner FM (88-108 MHz) Ke 140-160 MHz

    Hamzah said:
    September 13, 2009 pukul 5:23 am

    Om, kalo meluruskan antara pemancar dan penerima fm dalam sekali dial gimana om?
    kan itu slalu slisih 10.7mhz, mohon pencerahan teng..

      crewl responded:
      September 19, 2009 pukul 12:48 pm

      ya secara mekanik saya kira tidak bisa, tetapi secara perhitungan elektronik hal ini dapst dilakukan. dengan cara memakai PLL

        Hamzah said:
        September 26, 2009 pukul 10:42 pm

        lek pake Pll yaapa carae om, pake tc9122 ato mc145151 isa ndak, mohon pencerahan teng..

    Hamzah said:
    September 13, 2009 pukul 6:45 am

    Om, untuk menyesuaikan antara penerima dan pemancar fm dalam sekali dial gimana? kan selisih 10.7mhz tuh, gimana om?

      ZHANTOW said:
      November 13, 2009 pukul 4:12 am

      KOEN GAK ERO TA……..?
      MANGKANE SINAU……..

        crewl responded:
        November 20, 2009 pukul 3:52 am

        sinau sik tetep, tp konsene ga nang elektro thok…

    ZHANTOW said:
    November 13, 2009 pukul 4:11 am

    SIP MAKDE……………!
    AYO MBKAR PITEK NANG OMAHE BAMBANG……?
    SOGOX

      crewl responded:
      November 21, 2009 pukul 7:07 am

      yoooooooooooooo

      crewl responded:
      November 23, 2009 pukul 12:04 am

      yoooooooo kpn2

    ami said:
    Desember 9, 2009 pukul 8:48 am

    lek….kenalan oleh…aku sueneng yen diajak utik2 transceiver 2 meter band

    Ardy said:
    Februari 19, 2010 pukul 11:41 am

    Oscilatorny gmn rangkaiany?

    aan said:
    Mei 30, 2010 pukul 4:27 am

    tanya bos, low modif dr HT ke FM bs gak bos….
    pengen buat pmancar FM…….

      crewl responded:
      Mei 31, 2010 pukul 3:03 am

      kALO 2 Meter band dibuat broadcast, terlalu banyak yang dirubah.
      2 meter band bekerja pada if yang sempit (narrow band) tetapi kalo FM adalah standar broadcast dengan lebar sekitar 35Khz kalo 2 meter cuma sekitar 10 Khz. jadi kemungkinanan modulasinya ga bisa full hifi.

    amin sugiarto said:
    Juni 10, 2010 pukul 9:15 am

    ra coment lah inyong ora mudheng babar plothas

    Agus said:
    Januari 21, 2011 pukul 1:30 am

    saya tunggu pembahasannya untuk penguat if MC3357

    herisuryadi said:
    Desember 25, 2011 pukul 5:32 am

    pak de saya udah coba kurangi lilitan dan saya trapin lagi tapi suara nois nya lebih besar dari pada modulasdinya yaaa/?????kenapa ya???mohon penjelasanya???makasih

      crewl responded:
      Februari 9, 2012 pukul 6:06 am

      memang modulasinya tidak sama dengan fm komersial (cuma 10 khz). jika pengen normal pake penguat if mc3357…
      salam…

    Ceplik said:
    Oktober 16, 2012 pukul 7:47 pm

    Izin copast Pak Brow

      crewl responded:
      Oktober 17, 2012 pukul 1:18 am

      yoi

    i'ok said:
    November 13, 2013 pukul 2:00 pm

    ada g selain mc 3357, ribet c

      crewl responded:
      Desember 17, 2013 pukul 1:09 am

      receiver model double convertion ya memang begitu ada 2 kali konversi (10,240 Mhz dan 455 khz) bisa saja yng pake sejenis mc3361, mc3359. tp kalo mudah pake la1260 juga bisa tp modulasinya jadi kecil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s